Struktur Pondasi Untuk Konstruksi Bangunan Bertingkat

Struktur Pondasi Untuk Konstruksi Bangunan BertingkatMenentukan struktur pondasi yang tepat pada konstruksi bangunan bertingkat sangatlah penting sebelum memulai proses pembangunan. Struktur pondasi tidak harus dibuat terlalu besar dengan material yang terlalu banyak karena hal itu hanya akansia – sia. Tapi, struktur pondasi juga tidak boleh terlalu kecil karena pastinya akan membuat bangunan mudah roboh karena tidak kuat menahan beban. Untuk itulah, struktur pondasi harus dirancang seefektif dan seefisien mungkin. Tidak sedikit orang yang mau membayar mahal seorang arsitek atau ahli bangunan lainnya agar bisa mendapatkan ide yang tepat dalam proses pembangunan rumah atau bangunan lainnya. Di bawah ini, terdapat satu contoh pembangunan konstruksi bangunan bertingkat dua dengan struktur yang kuat.

Perencanaan Bangunan Bertingkat Dua

Sebelum membangun sebuah rumah atau bangunan lainnya, setiap pemilik pastinya memiliki perencanaan desain yang akan diaplikasikan pada bangunan. Akan tetapi, desain tersebut juga harus sesuai dengan lahan dan didukung oleh perencanaan struktur bangunan sehingga lebih kuat. Berikut salah satu contoh konstruksi bangunan bertingkat dua yang dibuat dengan perencaan sebagai berikut; ukuran 10×11 meter yang akan dibuat full bangunan, atap cor beton setinggi 4,5 meter setebal 12 cm untuk lantai 2,jarakantar balok paling panjang 4 meter, pondasi tapak dan batu kali, serta kondisi tanah stabil.

Struktur Bangunan Bertingkat Dua yang Diperlukan

Untuk membangun sebuah rumah berlantai dua, penentuan struktur bangunan harus berdasarkan desain rumah itu sendiri, sehingga dapat ditentukan struktur dengan melihat beban angin, beban bangunan, dan berbagai macam beban lainnya. Dengan begitu, bisa ditentukan dimensi serta struktur material yang akan digunakan sehingga bangunan menjadi kuat tapi tetap efisien. Secara umum, struktur bangunan bertingkat dua yang umum digunakan adalah sebagai berikut;

  • Memakai kolom berukuran 15x40cm, serta balok berukuran 15x35cm.
  • Besi tulangan yang digunakan berdiameter 12 mm sebanyak 6 buah, gunakan begel berukuran 8mm dan diatur dengan jarak 200mm di bagian tengah, dan dipasang lebih rapat di bagian tepi (100-150 mm).
  • Untuk pemasangan, besi tulangan wiremesh akan lebih mudah dan cepat dipasang, meski harganya hampir sama dengan besi biasa.
  • Untuk bagian pondasi, akan lebih baik dibuat berbentuk trapesium dengan tinggi 60 cm, lebar bawah 60 cm dan lebar atas 30 cm.
  • Apabila ingin memakai pondasi tapak, ukurannya bisa 100x100x25cm. agar lebih kokoh, di bagian bawah pondasi dapat dibor hingga 1,5 meter dengan diameter 15 cm, kemudian dipasangkan besi serta di cor.

Dengan menggunakan struktur bangunan seperti di atas, pondasi pada konstruksi bangunan bertingkat tersebut sudah cukup kuat. Pembangunan dan pembagian setiap ruangan yang seperti perencanaan tersebut pun akancukup kuat dan kokoh tanpa khawatir roboh atau menimbulkan masalah lainnya pada kosntruksi.

Comments

comments