Prinsip Dasar Bahan Bangunan Anti Gempa

posted in: artikel | 0

Prinsip Dasar Bahan Bangunan Anti Gempa

Konstruksi hingga desain sebuah bangunan kini didesain dengan tema anti gempa dimana Indonesia berada di jalur patahan yang masih rawan terjadinya gempa. Seperti kita tahu dari sebuah bangunan dimungkinkan memakai tema anti gempa untuk struktur bangunan hingga bahan bangunannya. Ketika berbicara soal bahan bangunan dalam struktur bangunan haruslah lebih berkualitas agar nanti kekuatan bangunan tetap kokoh meskipun diguncang gempa.

Pemilihan bahan bangunan anti gempa hingga sekarang masih terus bertambah banyak mengikuti kebutuhan penggunanya. Akan tetapi para kontraktor kini lebih selektif terutama dalam menentukan jenis bahan bangunan yang mampu bertahan terhadap guncangan gempa. Bila Anda ingin membuat sebuah bangunan anti gempa sebaiknya ketahui dahulu beberapa prinsip dasar dari bahan bangunan anti gempa.

Sederhana dan Kompak

Pada prinsip sederhana dari sebuah bahan bangunan khusus anti gempa sudah bisa terlihat dimana sturkturnya akan mampu menerima beban bahan bangunan yang saling memberi pengaruh satu sama lain. Struktur bangunan yang kuat dan tahan gempa memang dibutuhkan sebagai satu konstruksi terbaik yang membuat penghuni lebih aman serta lebih hemat karena memakai bahan bangunan lebih sederhana.

Memiliki Volume Ringan

Berikutnya dari prinsip dasar bahan bangunan khusus anti gempa adalah memiliki volume lebih ringan. Jika nanti bahan bangunan anti gempa memiliki berat terlalu besar maka dari konstruksinya lebih membahayakan penghuninya. Maka dari itu beberapa konstruksi seperti bagian atap harus lebih ringan agar tak memberi beban berat pada bagian atas bangunan.

Dibangun Secara Monolit

Ada satu ciri khas dari bahan bangunan khusus anti gempa dimana dalam proses pembangunannya sendiri memiliki sifat monolit dalam artian semua struktur bangunannya dikonstruksikan menggunakan bahan bangunan yang sama sehingga pada saat terjadi gempa semua bahan bangunan akan memberi reaksi berbeda sebagai tanggapan dari terjadinya gempa. Oleh sebab itu struktur bangunan monolit sendiri terbilang lebih optimal dalam menahan gempa karena memang setiap bahan bangunan memiliki fungsi serta perannya masing-masing.

Bahan Pondasi Lebih Kuat dan Sederhana

Sektor pondasi bangunan tahan gempa sebaiknya memanfaatkan bahan bangunan anti gempa dimana sampai sekarang masih dibutuhkan untuk berbagai macam keperluan. Kekuatan pondasi dari sebuah rumah menjadi modal utama untuk menghasilkan kekuatan bangunan lebih maksimal. Kualitas bahan bangunan khusus anti gempa haruslah mendukung sektor pondasi sehingga nanti saat terjadi guncangan tak mendapat pengaruh besar.

Kualitas hingga kriteria dari bahan bangunan anti gempa sebenarnya mudah dipelajari, hanya saja bagi masyarakat masih belum banyak yang memahami seperti apa kriteria hingga cara-cara menentukannya. Sampai detik ini bahan bangunan khusus anti gempa bisa didapatkan di berbagai tempat, sehingga memudahkan penghuni dalam urutas memilih bahan-bahan terbaik yang selama ini jadi kebutuhan dalam membuat rumah tahan gempa.

Comments

comments