Tips Memilih Besi Beton Kualitas Tinggi

posted in: artikel | 0

Dalam proses pembangunan, salah satu hal vital untuk menghadirkan ketahanan bangunan atau konstruksi yang kuat dan kokoh yakni besi beton. Oleh karena itulah pemilihan besi beton dengan kualitas tinggi tak bisa dipandang sebelah mata atau di abaikan begitu saja karena akan memberikan dampak yang cukup signifikan untuk kedepannya nanti. Untuk anda yang masih bingung dalam memilih besi beton yang baik dan berkualitas, berikut beberapa tips memilih besi beton kualitas tinggi yang bisa anda terapkan saat membelinya nanti.

Perhatikan Standar Produksi

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan dalam hal pemilihan besi beton yang memiliki kualitas tinggi yakni standar produksinya. Besi beton yang memiliki standar produksi tinggi akan memiliki kategori SNI sehingga akan memberikan jaminan pada  para konsumen memilih besi beton secara tepat. Besi-besi beton berstandar ini biasanya diproduksi oleh beberapa perusahaan atau brand baja ternama di Indonesia, seperti Cakra tunggal Steel, Krakatau Steel, hingga Master Steel.

Sesuaikan Jenis Besi Beton Kualitas Tinggi Dengan Kebutuhan

Secara umum, jenis besi beton yang tersedia di pasaran ada dua yakni besi beton polos dan besi beton ulir. Dari segi permintaan, besi polos lebih mendominasi permintaan pasar sebesar kurang lebih 60 persen. Meski begitu, kedua jenis besi ini memiliki fungsionalitas dan kelebihan masing-masing dalam menyokong konstruksi yang kokoh.

Untuk jenis ulir, besi beton jenis ini memiliki ikatan yang lebih baik dan kokoh antara tulangan dan beton karena memiliki uliran sehingga meningkatkan daya lekat. Daya tahan tekan besi beton ulir ini minimal mencapai 400 Mpa. Sedang untuk saudaranya besi beton polos, penggunaannya sendiri lebih sering ditujukan untuk membungkus besi ulir sebagai tulangan beton dengan ketahan tekan minimal mencapai 240 Mpa.

Perhatikan Ukuran yang Diperlukan

Selain beberapa aspek di atas, hal terakhir yang perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan besi beton yang berkualitas tinggi yakni kesesuaian ukurannya. Lebih jelasnya, ukuran panjang besi beton yang akan digunakan juga perlu menyesuaikan dengan diameternya agar ketahanan dan kekokohan tetap terjaga. Untuk ukuran panjang standar besi beton sendiri yakni 12 meter, sedang untuk diameternya harus memiliki batas toleransi sebesar 0,1 mm agar besi beton bisa dikatakan sebagai besi beton berkualitas bagus.

Contoh kasus besi beton yang memiliki ukuran 8 mm bisa jadi memiliki ukuran 0,1 mm lebih kecil dari ukuran sebenarnya atau berukuran hanya 7,9 mm. Batas seperti ini yang bisa dikatakan sebagai hal yang masih bisa ditoleransi, jika lebih dari itu dikhawatirkan kualitas konstruksi berkurang. Di pasaran sendiri, untuk konstruksi rumah tinggal biasanya menggunakan besi beton kualitas tinggi berukuran 8 mm dan 10 mm. Sedangkan untuk gedung, lebih condong menggunakan besi beton ulir 12 mm dan 14 mm.

Comments

comments