Tiga Desain Bangunan Unik yang Ada di Indonesia

Tiga Desain Bangunan Unik yang Ada di IndonesiaKetika Anda mengunjungi negara–negara maju manapun di dunia, Anda bisa menemukan desain bangunan unik di beberapa tempat di negara tersebut. Kemajuan teknologi, orang–orang yang memiliki gaya hidup modern dan negara yang sudah berkembang pesat membuat semakin mungkin untuk mereka membangun gedung pencakar langit dengan desain menakjubkan. Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Sebagai negara dengan predikat negara berkembang, apakah negara ini juga memiliki bangunan–bangunan dengan desain unik? Berikut tiga dari beberapa bangunan pencakar langit dengan desain unik yang ada di negara ini.

Bangunan Universitas Negeri Makassar; Menara Pinisi

Desain bangunan unik kebanyakan dimiliki oleh gedung – gedung perkantoran. Tapi di Indonesia, gedung berdesain unik juga dimiliki oleh beberapa universitas. Salah satuperguruan tinggi dengan desain bangunan unik adalah gedungUniversitas Negeri Makassar (UNM). Menggunakan perahu pinisi sebagai inspirasinya, tema dari gedung universitas kebanggaan masyarakat masyarakat ini sangatlah unik. Dengan desain seperti perahu khas suku Bugis, gedung ini juga disebut Tellu Cappa yang berarti Tiga Puncak. Dirancang oleh seorang arsitek bernama Yu Sing, gedung berlantai 17 ini berkonsep tradisional dan modern yang digabungkan menjadi satu.

Façade pada gedung ini dibuat dengan system Hyperbolic Paraboloid; gedung pencakar langitpertama yang menggunakan desain modern terkenal tersebut di Indonesia. Pada lantai tertinggi gedung ini, dilengkapi lampu berwarna- warni dengan 12 warna yang terlihat cantik berkilauan di malam hari. Ke-12warna tersebut merupakan cerminan dari jumlah fakultas yang tersedia di perguruan tinggi ini.

Bangunan Universitas Bina Nusantara Alam Sutera

Gedung Universitas Bina Nusantara Alam Sutera ini merupakan contohgedung dengan desain bangunan unik lainnya di Indonesia. Tidak hanya unik, gedung 22 lantai ini juga dirancang dengan konsep hemat energi, teratur dan ramah lingkungan oleh sang arsitek yang bernama Budiman Hendropurnomo. Untuk membuat bagian dalam gedung dipenuhi oleh cahaya alami dan tidak membutuhkan banyak lampu di siang hari, gedung ini dibuat dengan jendela – jendela berukuran besar berbentuk kotak – kotak. Selain itu, gedung ini juga dilengkapi system yang dapat menampung dan mengumpulkan air hujan sehingga air tersebut dapat digunakan kembali sebagai air untuk menyiram toilet, pengairan lanskap dan untuk dikembalikan lagi ke tanah agar dapat mengurangi krisis air tanah di sekitar gedung.

New Media Tower di Universitas Multimedia Nusantara (UMN)

Gedung New Media Tower milik Universitas Multimedia Nusantara (UMN) merupakan pemenang pertama sebagai Gedung Baru Hemat Energi pada tahun 2013 lalu di acara Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN). Gedung ini dirancang dengan bentuk yang mirip sebuah cangkang telur berwarna abu – bau karena diselubungi denganbahan khusus bernama perforated metal. Selain itu, gedung berlantai 12 ini juga berteknologi dan ramah lingkungan. Dengan desain yang sedemikian rupa, gedung ini dapat membantu penghematan energi hingga 53,25 KWh/m2/ tahun.

Pada bagian façade gedung, diterapkan konsep double skin dengan panel aluminum sebagai lapisan ke-duanya. Dengan begitu, panas yang terpapar dari depan gedung dapat bekurang hingga 70%. Hal ini sangat mengurangi penggunakan energi oleh AC. Di sisi lain, dinding gedung ini dirancang berpori dengan diameter beragam untuk memaksimalkan cahaya matahari yang masuk ke dalam ke gedung. Sementara itu, beton pada dinding dicampuri bahan super foam yang dapat membantu meredam suara dan panas dari luar.

Comments

comments