Prosedur Pemasangan Pondasi Cakar Ayam

posted in: artikel | 0

Pondasi menjadi bagian awal dalam proses pengerjaan konstruksi gedung yang sangat penting. Salah satu jenis pondasi dangkal yang umum digunakan pada suatu bangunan adalah pondasi cakar ayam. Pondasi ini biasa dipadukan dengan pondasi batu kali dan lain sebagainya.

Namun perlu diperhatikan pula bahwa pengerjaan pondasi cakar ayam juga harus memperhatikan prosedur pengerjaan untuk menghindari konstruksi yang tidak optimal. Proses pemasangan pondasi cakar ayam meliputi:

  • Menentukan titik Nol.

Titik nol adalah lokasi pondasi cakar ayam akan dipasang. Tahap ini harus dilakukan dengan cermat sebab titik nol sangat berpengaruh pada proses dan cara pemasangan pondasi cakar ayam. Selanjutnya, pekerja akan menentukan kesikuan antar titik nol tersebut yang umumnya bisa memakan waktu 1 hingga 2 hari tergantung kebutuhan.

  • Menentukan Ukuran.

Ukuran pondasi cakar ayam akan disesuaikan dengan dimensi bangunan. Setelah ukuran pondasi ditentukan, selanjutnya pekerja akan memasang besi yang telah dirangkai sebagai tulangan plat beton. Proses ini harus didampingi oleh pekerja konstruksi berpengalaman agar ketepatan pemasangan dapat optimal.

  • Pengecoran.

Proses pengerjaan pondasi cakar ayam berikutnya adalah mengecor rangkaian tulangan tadi. Dalam proses ini ini semen yang digunakan akan lebih banyak dibanding pondasi batu kali. Misalnya, untuk plat beton pondasi dengan ukuran 1×1 meter bisa membutuhkan 1 sak semen.

  • Pengeringan.

Jika setiap plat beton pondasi cakar ayam tadi selesai dicor, proses selanjutnya adalah menunggu adonan dan semen tadi mengering dan dilanjutkan proses pondasi petak ruang.

Penjelasan di atas merupakan beberapa proses sederhana dalam pengerjaan pondasi cakar ayam. Masing-masing tahap tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama dan tidak harus menunggu per satu titik pondasi.

Comments

comments