Pondasi Cakar Ayam untuk Rumah 2 Lantai

posted in: artikel | 0

Pondasi menjadi komponen bangunan yang tempatnya ada di paling bawah dan berhubungan secara langsung dengan tanah. Karena pondasi bangunan mengalami kontak langsung dengan tanah, maka sering muncul resiko rembesan air tanah naik ke bangunan dan dapat merusak bangunan. Kondisi ini semakin beresiko pada bangunan 2 lantai atau bahkan lebih.

Untuk mengatasi masalah rembesan air tanah ini, umumnya pengerjaan pondasi bangunan menggunakan campuran trasraam yang menggunakan bahan adukan semen dan pasir. Namun, komponen semen di dalam adukan tersebut diperbesar dengan perbandingan semen : pasir yaitu 1:2. Selain itu, pondasi cakar ayam juga digunakan untuk mencegah rembesan terjadi.

Selain halnya menggunakan bahan campuran tersebut, pondasi rumah biasanya juga menggunakan kombinasi batu belah dan perekat adukan semen pasir. Untuk membuat adukan perekat pasangan pada pondasi batu kali, umumnya perbandingan semen:pasir yang digunakan adalah mulai dari 1:3 sampai dengan 1:5 sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tanah.

Untuk bahan pasir yang digunakan sebaiknya memilih pasir berkualitas dengan kandungan tanah kecil. Sementara batu pondasi sebaiknya menggunakan batu belah berkualitas agar dapat bersenyawa dengan baik pada perekat adukan.

Sementara untuk rumah 2 lantai, pasangan pondasi batu kali di atas harus didukung oleh pondasi cakar ayam di tiap pojok dan persimpangan tembok (tepat di bawah kolom). Hal ini diterapkan untuk menunjang kekuatan pondasi dalam mengelola beban yang diterima agar bangunan rumah 2 lantai menjadi lebih kokoh dan awet.

Comments

comments