Pondasi Bukan Sekedar Soal Kekuatan Saja

posted in: artikel | 0

Rumah merupakan tempat berlindung bagi keluarga yang harapannya bisa dihuni hingga puluhan tahun lamanya. Atas dasar inilah, banyak orang menerapkan rancangan khusus demi mempertahankan struktur bangunan yang kokoh. Tak terkecuali pada bagian pondasi.

Pondasi yang baik akan sangat menunjang konstruksi di atasnya sekaligus menentukan kekuatan bangunan. Berbagai teknik diterapkan untuk membuat pondasi terbaik, terlebih jika rumah dibangun di atas tanah yang labil seperti halnya tanah lempung maupun persawahan.

Salah membuat struktur pondasi rumah akan berdampak pada kualitas bangunan yang umumnya ditandai dengan dinding yang mudah sekali retak. Terlebih untuk rumah dengan 2 lantai yang akan sangat bergantung pada kemampuan pondasi menahan beban.
Jenis pondasi yang umum digunakan untuk kedua masalah di atas adalah pondasi cakar ayam. Pondasi tipe dangkal ini akan menunjang pondasi utama bangunan dalam mempertahankan struktur dan mengolah beban yang diterima.

Menentukan pondasi sebuah rumah bukan sekedar mempertimbangkan sekedar kuat saja. Proses pengerjaan pondasi cakar ayam yang meliputi penentuan titik nol dan penentuan ukuran plat beton juga harus didukung oleh ketinggian lantai dasar bangunan.
Tinggi lantai dari pondasi idealnya berjarak 1,5 m dari permukaan jalan untuk memuat beberapa hal teknis seperti halnya jaringan utilitas yang meliputi pipa air, pembuangan untuk septictank, agar tidak tumpang-tindih ataupun berhimpitan dengan struktur ikat pondasi.

Hal semacam ini kerap diabaikan dalam rancangan rumah yang menyebabkan kerusakan pada jaringan pipa atau lainnya ketika terjadi penurunan tanah dan bangunan dimana sloof ikat pondasi menindih jaringan tersebut.

Comments

comments