Perbedaan Biaya Desain Interior Minimalis dan Maksimalis

posted in: artikel | 0

Bergantinya tahun membuat orang berbondong-bondong untuk merombak desain interiornya. Hal ini ada yang sengaja melakukan demi mengikuti tren atau untuk merubah suasana agar tidak membosankan saja. Perombakan interior ini biasanya mengikuti desain minimalis dan maksimalis. Disebut sebut, desain interior minimalis kini lebih banyak diminati msayarakat Indonesia ketimbang desain maksimalis. Kira-kira mengapa, ya? Mari kita simak artikel berikut ini mengenai perbedaan desain interior minimalis dan maksimalis.

1. Interior Minimalis

Interior minimalis sangat jauh dari kesan keramaian dan lebih mengutamakan kesederhanaa. Baik itu sederhana dari segi teknik pewarnaan cat dinding, peletakan perabotan, serta pemilihan desain ubin yang simple. Interior minimalis sesuai dengan namanya, tidak menghabiskan banyak ruang. Sebisa mungkin dengan desain ini sisa ruangan dibuat banyak tetapi tetap mampu menciptakan karakter dari rumah tersebut. Di dalam desain interior, biaya yang dikeluarkan juga lebih bisa ditekan, sebab segala perabotan yang kurang berfungsi dan menghabiskan banyak ruang tidak diperlukan lagi. Sehingga perabotan yang dibeli hanya yang fungsional dan penting.

Misalnya, untuk pemilihan cat dinding untuk desain interior minimalis hanya berfokus pada warna cerah, pastel, dan polos. Tidak ada teknik linier, sehingga terkesan tenang, elegan, dan luas. Tentu saja biaya untuk cat juga lebih murah karena tidak membutuhkan banyak campuran warna. Kemudian contoh lainnya adalah untuk pemilihan hiasan, yang berbentuk fisik seperti sofa yang terlalu banyak bisa dikurangi dan diganti dengan satu set sofa minimalis. Pemilihan aksesoris dinding diutamakan dengan beberapa lukisan abstrak atau yang berbau flora fauna. Pemilihan ubin juga cenderung ke polos, berukuran besar, atau biasanya memakai ubin kayu parket.

2. Interior Maksimalis

Berbeda dengan interior minimalis, desain interior maksimalis yang pernah populer di jamannya kini sudah sepi peminat. Hal ini dikarenakan desain maksimalis lebih banyak menghabiskan ruang, perabotan, dan biaya. Jika desain interior minimalis mengutamakan kesederhanaan, desain satu ini lebih menonjolkan karakter dari masing-masing penghuni rumah. Sehingga pemilihan cat, ubin, aksesoris dinding, hiasan rumah, dan perabotan cenderung lebih banyak dan menghabiskan banyak ruang. Sangat tidak cocok jika desain ini digunakan di rumah dengan ukuran kecil, karena akan terkesan sangat berantakan dan rumah sangat sempit. Memang inspirasi dan kehangatan dari karakter desain maksimalis ini lebih mengutamakan kenyamanan, tetapi penerapannya juga harus tepat sesuai dengan luas ruangan.

Pemilihan cat dinding dari desain ini bercampur, bahkan ada yang ombre sekalipun. Teknik linier dalam pengecatan juga diterapkan dalam interior maksimalis. Tentu membutuhkan waktu cukup lama dan biaya lebih besar. Perabotan yang dipilih terkesan mewah dan pemilihan hiasan dinding lebih mengarah ke estetika kemewahan seperti lampu dinding, lemari dinding, serta hiasan lampu gantung. Interior maksimalis biasanya menggunakan ubin bermotif dan lampu-lampu terang.

Comments

comments