Sejarah Istilah Desain Arsitektur

Sejarah Istilah Desain Arsitektur

Desain arsitektur adalah seni yang digunakan untuk mengaplikasikan imajinasi dalam perencanaan pembangunan. Desain arsitektur tidak selalu untuk pembangunan rumah, kantor, ataupun apartemen. Pengimplementasian ilmu ini juga bisa diterapkan pada desain tata letak kota yang melibatkan pembangunan infrastruktur. Desain ini wajib mengutamakan keindahan dari bangunan, kekuatan, serta fungsi dari bangunan tersebut. Ilmu ini menggabungkan berbagai pendekatan sebagai sumber inspirasi seperti astronomi, sains, musik, dan lainnya.

Sejarah awal mula diciptakannya desain arsitektur ini karena munculnya keinginan manusia akan suasana yang nyaman, berbeda dari yang lainnya. sebenarnya ilmu ini sudah ada sejak jaman purbakala, tetapi karena perbedaan zaman membuat penerapan desainnya juga jauh berbeda dengan yang sekarang. Faktor ini juga dipengaruhi ilmu pengetahuan yang belum berkembang, keterbatasan material dan sumber daya manusia. Maka dari itu, kita melihat di jaman purba identik dengan bebatuan, berganti lagi di pertengahan abad lebih memanfaatkan kayu, dan kini sudah menggunakan batu bata dan semen. Awal kejayaan desain arsitektur ini karena munculnya karya dan penjelasan teknik pembangunan dari Lenaordo Da Vinci yang menjadi arsitek terkenal pada masanya. Beliau mulai menerapkan desain arsitektur secara individual. Oleh karena itu, pembagian bidang arsitek kini sudah dimanfaatkan dan dipercaya dalam proyek-proyek pembangunan.

Karena desain arsitektur merupakan penerapan dari seni rupa, maka prinsip yang dipegang juga sama dengan prinsip pada seni rupa, diantaranya keseimbangan; irama; tekanan; skala; proporsi; urutan; dan kesatuan. Keseimbangan pada desain arsitektur lebih menekankan pada kesamaan sisi bangunan antara yang kiri dan kanan. Hal ini mempengaruhi kenyamanan dalam penglihatan juga dari sisi keamanan bangunan. Prinsip kedua adalah irama. Irama yang digunakan harus mampu menciptakan emosi tersendiri bagi yang melihatnya. Seperti penambahan aksen garis-garis simetris, asimetris, serta motif seperti polkadot.

Prinsip ketiga yaitu tekanan. Warna dan bentuk diutamakan untuk menonjolkan dari sisi bangunan. Prinsip keempat yaitu skala. Di dalam skala, menggambarkan hubungan antara bangunan dengan suatu kejadian di masa lalu. Misalnya, monumen bom bali yang menuliskan korban-korban meninggal, ada hubungannya dengan kejadian bom bali beberapa tahun silam. Proporsi adalah prinsip yang mengatur keseimbangan antar bentuk bangunan seperti misalnya rumah yang besar cocok dengaan ukuran pintu yang lebar. Selanjutnya adalah urutan rumah, dari teras, ruang keluarga, kamar, dapur, barulah taman belakang. Urutan ini diciptakan untuk menciptakan keseiramaan dan kenyamanan saat memasuki ruangan. Tidak mungkin bukan jika pertama kali yang kita masuki dalam rumah langsung dapur? Prisip yang terakhir adalah kesatuan. Kesatuan yang dimaksud adalah satu iramanya antara interior dan eksterior. Dengan menyusun tema atau konsep sejak awal, kesatuan antar bangunan yang diciptakan bisa menghidupkan suasana rumah. Dan ke tujuh konsep ini bila selalu beriringan dalam pembangunan dapat menciptakan keindahan untuk dipandang maupun kenyamanan untuk ditempati.

Toko Besi Permata
Ditulis oleh:

Toko Besi Permata

Kami menyediakan berbagai jenis besi, logam, dan bahan bangunan lainnya dengan kualitas Standar Nasional Indonesia (SNI) harga terjangkau.

Team Besi Permata

Bijak: 081285599663

Kaisar: 081287962612

Sakti: 087776368119

besi.permata@gmail.com

Alamat Toko Besi Permata

jl. Raya Bekasi KM 23 Cakung, Jakarta Timur (dekat Gerbang Tol Cakung)

Tel.021-4600693

FAX. 4600694

Dapatkan penawaran menarik khusus January

Toko Besi Permata, Jakarta

Informasi Terkait

[Besi CNP]

Detail Ukuran Besi Cnp Kanal C

Detail Ukuran Besi Cnp Kanal C
[Besi Beton]

Sejarah, Kandungan dan Manfaat Besi

Sejarah, Kandungan dan Manfaat Besi
[Besi Beton]

Cara Merakit Besi Tulangan Sloof

Cara Merakit Besi Tulangan Sloof
[Besi Beton]

Tips Memasang Besi Tulangan Sloof dan Kolom

Tips Memasang Besi Tulangan Sloof dan Kolom
[Besi Beton]

Mengapa Harus Besi Beton?

Mengapa Harus Besi Beton?
[Besi Beton]

Kualitas dan Harga Besi Beton

Kualitas dan Harga Besi Beton