Kurangi Penggunaan AC, Ini Tips Rumah yang Selalu Sejuk

posted in: artikel | 0

Rumah, sebagai tempat berlindung dari panas dan hujan sekaligus tempat untuk beristirahat, tentunya harus bisa memberikan rasa nyaman setap saat. Terlebih saat datang musim kemarau dimana suhu udara di luar sangat tidak bersahabat. Meskipun memasang AC untuk mendinginkan ruangan bisa dijadikan alternatif, selain boros listrik, penggunaan AC secara masiv dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dengan semakin memperparah pemanasan global. Selain itu, penggunaan AC jangka panjang kemungkinan besar juga memberikan efek negatif terhadap kesehatan tubuh.

Daftar Harga Alumunium Foil Bajaringan Terupdate

NoUkuran(Tebal)Harga(per Roll)
1Single (1.2m x 50m)Rp. 240.000
2Double (1.2m x 50m)Rp. 330.000
3Bubble (1.2m x 25m)Rp. 400.000
Catatan : Harga Sewaktu-waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu

Apabila Anda tidak ingin terlalu bergantung pada penggunaan AC untuk mendinginkan rumah, Anda bisa mencoba beberapa alternatif lain yang lebih bersahabat. Ada beberpa alternatif yang bisa Anda coba terhadap desain bangunan rumah, alat-alat ataupun lingkungan rumah Anda. Meskipun beberapa upaya ini juga berarti memerlukan anggaran, setidaknya Anda tidak perlu lagi dipusingkan oleh tagihan bulanan. Berikut ini opsi yang bisa Anda coba.

1. Lingkungan Sekitar Rumah

Apabila bangunan rumah Anda dikelilingi oleh tempat yang sejuk, maka udara yang masuk ke dalam rumah pun juga ikut sejuk. Dengan memelihara tanaman di halaman depan, samping ataupun belakang rumah, Anda sudah menciptakan lingkungan sejuk alami dimana pada siang hari, tanaman yang ada di taman atau kebun akan menghasilkan oksigen sehungga udara yang berputar di rumah menjadi ikut sejuk.

Tak hanya membuat udara sejuk, tanaman juga memerlukan karbondioksida untuk proses fotosintesis mereka. Sehingga udara kotor akan terserap sebelum masuk ke dalam rumah Anda. Dengan pemandangan taman di sekitar rumah, maka bangunan Anda pun menjadi lebih sejuk dilihat.

2. Sistem Ventilasi

Upaya yang kedua berkaitan dengan desain rumah yang menyangkut bagian ventilasi udara. Sirkulasi udara yang optimal tentunya akan dengan mudah mengalirkan hawa panas dari dalam untuk di buang ke luar rumah. Selanjutnya, udara segar pun bisa masuk ke dalam ruangan. Anda bisa mengaplikasikan ventilasi silang untuk menunjang sirkulasi udara yang baik pada rumah Anda.

3. Lampu

Memang, lampu sangat diperlukan dalam sebuah rumah untuk alat penerangan di saat malam. Namun yang perlu Anda ingat pula bahwa penggunaan bohlam pijar dalam jangak waktu yang cukup lama juga menghasilkan hawa panas dalam ruangan Anda. Terlebih lagi jika watt yang digunakan cukup besar. Semakin besar watt, maka semakin cepat pula hawa panas terasa hingga Anda merasa gerah dalam rumah. Hematlah dalam menggunakan lampu, matikan lampu jika tidak diperlukan. And ajuga bisa beralih ke lampu hemat energi seperti LED yang sanggup menghasilkan cahaya lebih terang dengan watt yang jauh lebih kecil.

4. Peredam Panas di Atap

Opsi terakhir ini menjadi alternatif paling real untuk membuat suhu ruangan rumah Anda menjadi lebih bersahabat. Menggunakan peredam panas pada bagian atap rumah merupakan alternatif terbaik agar rumah Anda menjadi lebih sejuk. Panas yang utamanya datang dari sengatan terik matahari, akan ditepis oleh lapisan alumunium foil sebelum mulai merambati ke dalam ruangan rumah Anda. Panas yang direda pun juga sangat signifikan terasa dibanding tanpa peredam. Selain itu, atap Anda juga lebih tahan terhadap kebocoran karena lapisan ini dibuat tahan air. Anda bisa menemukan lapisan alumunium foil peredam panas ini di besi beton atau langsung kunjungi www.besibeton.net.

Itulah tadi beberapa cara untuk melindungi Anda dan keluarga dari panasnya suhu udara di musim kemarau tanpa harus bergantung pada AC. Penggunaan lapisan alumunium foil di atap baja ringan rumah Anda menjadi solusi terbaik untuk menangkis radiasi panas matahari.

Comments

comments