Komponen dan Pemasangan Pondasi cakar Ayam

posted in: artikel | 0

Pada proyek konstruksi perumahan, pondasi cakar ayam terbilang sangat umum digunakan karena biasanya tidak memerlukan pondasi yang terlalu dalam pada proses pengerjaan konstruksinya. Untuk menjawab kebutuhan akan pondasi yang kuat, maka digunakanlah pondasi cakar ayam.

Pondasi cakar ayam sendiri tersusun atas plat beton yang ditunjang oleh keberadaan sejumlah pipa lain di bawahnya. Pipa-pipa tersebut menyerupai cakar yang ditanam dalam tanah. Pipa-pipa ini berfungsi dalam membantu pondasi menahan gaya yang diterima oleh pondasi sehingga turut mempengaruhi kekuatan konstruksi di atasnya.

Cara yang digunakan untuk memasang pipa-pipa cakar ini yaitu dengan cara menggantung di bagian bawah. Sementara hubungan antara pipa dengan plat beton bersifat monolit sehingga menghasilkan daya kerja efektif agar plat beton menjadi lebih kaku dan lebih tahan terhadap tekanan yang mengenainya.

Spesifikasi pipa untuk pondasi cakar ayam, antara lain:

  • Diameter 120cm
  • Ketebalan 8cm
  • Panjang 150-200cm
  • Jarak pipa 2,0-2,5m

Dalam pembuatan pondasi cakar ayam, lapisan lean concrete dengan ketebalan sekitar 10cm digunakan di bagian bawah plat beton. Sementara untuk lapisan sirtu, tebal yang digunakan sekitar 30 cm dengan fungsi utama sebagai perkerasan sementara pada proses pembuatan pondasi agar permukaan subgrade dapat menjadi rata. Jika proses subgrade telah selesai, barulah kemudian plat beton dapat dipasang di bagian atasnya.

Itulah tadi beberapa komponen yang digunakan pada pondasi cakar ayam mulai dari pipa pencakar hingga pembuatan plat beton. Selanjutnya, proses pengerjaan pondasi dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

Comments

comments