Faktor yang Menentukan Pondasi Cakar Ayam

posted in: artikel | 0

Ketika akan membuat bangunan, tentunya pondasi didesain agar dapat sesuai dengan konstruksi bangunan yang ada di atasnya. Pemilihan pondasi pun bergantung pada sejumlah faktor dimana faktor lingkungan (alam) menjadi pertimbangan utama untuk menghasilkan bangunan kokoh dan kuat.

Pondasi cakar ayam banyak dipilih karena sesuai dengan karakter tanah di Indonesia pada umumnya. Salah satu dari macam pondasi dangkal ini banyak dipilih karena faktor alam, antara lain:

 

  • Indonesia adalah wilayah yang memiliki tanah dengan potensi perubahan volume signifikan lantaran adanya perubahan kadar air dalam tanah.
  • Kebutuhan membangun di atas lapisan tanah organik maupun tanah gambut.
  • Adanya material yang tidak bisa dikonsolidasi misalnya sampah.

Selain halnya faktor alam di atas, faktor pembebanan juga turut mempengaruhi pemilihan pondasi cakar ayam. Ada beberapa macam beban yang akan ditahan oleh struktur diantaranya:

  • Beban mati (dead load) yaitu beban akibat adanya gaya gravitasi. Beban ini meliputi setiap benda yang posisinya tetap ketika bangunan tersebut berdiri, termasuk bobot bangunan itu sendiri.
  • Beban hidup (live load) adalah beban yang terjadi karena adanya penghuni meliputi mesin, alat-alat rumah tangga hingga barang lainnya.
  • Beban angin (wind load) adalah beban yang muncul akibat dari adanya selisih udara.
  • Beban gempa (earthquake load) beban yang nilainya berdasar pada nominal horizontal akibat gempa.

Dengan adanya beban-beban tersebut, maka peran pondasi menjadi sangat penting bagi suatu bangunan. Perencanaan serta penentuan jenis pondasi merupakan tahapan yang sangat penting agar konstruksi dapat berdiri kokoh sesuai harapan.

Comments

comments